Manfaat Outsourcing Pengembangan Aplikasi Fintech

SERVICE

Manfaat Outsourcing Pengembangan Aplikasi Fintech

Apa itu fintech?

Fintech adalah kependekan dari teknologi keuangan. Jika anda tahu membayar sesuatu dengan hp anda, mentransfer uang menggunakan aplikasi atau memeriksa laporan bank online anda, maka anda sudah menjadi sesi dari industri bernilai jutaan dolar yang disebut fintech. Fintech mengubah ekonomi dalam dunia.

Fintech mencakup sekitar besar produk, teknologi, serta model bisnis yang menyilih industri jasa keuangan. Itu mengacu pada segala zat, mulai dari pembayaran tanpa uang tunai hingga platform crowdfunding hingga penasihat robo hingga mata uang virtual.

Investasi global di kawasan fintech telah menambahkan hingga hampir seratus miliar dolar sejak 2010. Pada 2018 saja investasi fintech menjulang delapan belas persen. Start-up yang berfokus pada teknologi pembayaran dan pinjaman nampi sebagian besar dana itu. Bukan hanya start-up yang masuk ke fintech. Kurang lebih perusahaan terbesar di jagat dari apple hingga ali baba juga akan ikut serta dengan alipay serta apple pay. Konsumen juga mengadaptasi fintech dengan luar biasa cepat.

Satu dari di setiap tiga orang di 2 puluh ekonomi utama menggunakan setidaknya dua layanan fintech. Cina dan india memimpin dengan lebih dari separuh konsumen menggunakan layanan seperti transfer uang, perencanaan uang, asuransi pinjaman, dll.

Yuk kita bahas beberapa keuntungan dari outsourcing pengembangan fintech global.

Mengisi kerenggangan:

Ketika ini, di dunia, diperkirakan ada lebih dari 2 miliar orang yang sepenuhnya tidak memiliki rekening bank. Ini adalah individu yang tidak memiliki akses di rekening bank, tidak ada cara untuk meminjam uang untuk kuliah, yang tunggal cara untuk menghemat uang adalah dengan menyimpannya dalam bawah kasur mereka. Itu melanggengkan lingkaran setan kekurangan. Dan ini bukan seharga masalah dengan negara tumbuh tetapi juga di semesta maju juga.

Di amerika misalnya, di kota-kota seperti miami atau detroit, kian dari dua puluh pembasuh tangan famili sepenuhnya tidak memiliki rekening bank. Kesenjangan tersebut diciptakan antara apa yang bank tawarkan dan apa-apa yang anda sebagai pelanggan harapkan terutama dari perspektif kemahiran pengguna dan kenyamanan. Dan celah itulah yang padahal dihadapi industri fintech ketika ini.

Teknologi fintech sudah mengisi kekosongan ini dalam seluruh dunia yang tidak memiliki akses ke layanan perbankan tradisional. Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, fintech mampu menawarkan jasa uang individu ini dan sudah biasa membuat perbedaan positif. Dari segi bank dunia, selama lima tahun terakhir, tujuh ratus juta orang berubah dari tidak memiliki rekening bank menjadi bank. Dan ini baru permulaan. Sekarang secara fintech, yang anda butuhkan hanyalah telepon untuk menggunakan layanan perbankan.

Pengalaman pelanggan yang ditingkatkan:

Fintech memberikan nilai besar bagi perbankan tradisional dan lembaga uang lainnya. Pada saat yang sama, beberapa inovasi teknologi yang paling mengubah permainan sudah mengubah cara kita kehidupan dan telah menjadi sesi dari kehidupan kita sehari-hari. Pikirkan tentang iphone, airbnb, uber, whatsapp, atau wechat misalnya.

Mereka sudah sebagai norma dalam pembayaran menyeluruh. Pelanggan sekarang memiliki rekayasa dompet virtual di hp mereka, yang sekarang mereka dapat membayar pembelian di dalam toko. Beberapa aplikasi apalagi memungkinkan pelanggan untuk mengikuti kode batang setiap rakitan menggunakan teknologi kode qr dan mereka dapat membawa pembayaran tanpa perlu bendaharawan manusia.

Sebagai contoh, facebook saat ini memiliki sekitar lima puluh lisensi berbeda di as saja. Itu akan memungkinkan pengguna facebook untuk mentransfer uang dengan perantara aplikasi messenger. Amazon baru-baru ini bereksperimen dengan menawarkan pinjaman mahasiswa pada platformnya. Badan keuangan alibaba meluncurkan dana pasar kelinci yang sudah menjadi dana pasar uang terbesar ketiga di jagat. We-chat telah menjadi pesawat paling umum untuk membawa uang. Itu tidak seharga memungkinkan anda untuk merebut produk asuransi atau berinvestasi dalam dana langsung dari ponsel cerdas anda namun juga memesan janji tenung dokter anda berikutnya, memesan taksi, menyumbang untuk kebaikan. Tahun-tahun china terakhir mereka memproses lebih dari delapan miliar transaksi amplop warna merah.

Kabar baiknya adalah, mengakui perubahan itu, industri perbankan sekarang juga cukup ahli mengintegrasikan teknologi-teknologi baru tersebut untuk melayani pelanggan secara lebih baik.

Hemat biaya:

Dengan teknologi outsourcing yang tepat, anda dapat menjalankan operasi bisnis anda kian cepat dan hemat biaya. Karena teknologi outsourcing jauh lebih murah daripada mengembangkannya untuk perusahaan anda. Pertimbangkan semua biaya yang kudu anda lalui dalam mengoperasikan tim teknologi proyek penjelasan. Pikirkan tentang penggajian, celah tambahan di kantor, logistik kantor, perangkat keras, dan biaya administrasi.

Belum lagi di sini peningkatan biaya yang terkait dengan infrastruktur dan proses bisnis yang terus berubah. Inilah sebabnya mengapa bisnis pemula kian suka outsourcing teknologi fintech karena mengurangi biaya sejumlah 40 persen untuk mendapatkan perangkat lunak label bersih daripada membangun anda sendiri. Faktanya, telah dilaporkan kalau 60 persen dari industri pemula meng-outsourcing-kan keuangan mereka

Kunjungi kami segera di jasa pembuatan website jakarta hari ini untuk mengetahui detail info selengkapnya !!!